SEKRETARIAT DPRK LHOKSEUMAWE — Kedekatan dengan masyarakat serta kepekaan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga menjadi salah satu karakter yang melekat pada sosok Faisal, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe.
Politisi kelahiran Blang Pulo, Kota Lhokseumawe, tersebut dikenal sebagai legislator yang tidak hanya menjalankan fungsi kelembagaan di parlemen, tetapi juga berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika warga menghadapi situasi sulit.
Konsistensi tersebut turut mendapat kepercayaan masyarakat. Faisal tercatat terus mendapat mandat dalam setiap Pemilihan Legislatif (Pileg) untuk kembali menjadi anggota DPRK Lhokseumawe. Kepercayaan itu kemudian mengantarkannya dipercaya oleh Partai Aceh untuk menduduki posisi sebagai Ketua DPRK Lhokseumawe.
Menerobos Banjir Demi Membantu Warga
Salah satu kiprah yang menjadi sorotan adalah keterlibatan Faisal saat bencana banjir bandang melanda sejumlah wilayah Aceh pada akhir November 2025.
Di tengah kondisi bencana dan akses yang sulit, Faisal memilih turun langsung membantu masyarakat terdampak. Dari pagi hingga dini hari, ia ikut menerobos genangan banjir untuk membantu proses evakuasi serta memastikan kebutuhan warga yang terdampak dapat terpenuhi.
Tidak berhenti di situ, Faisal juga disebut rela mendaki kawasan perbukitan untuk membawa bekal makanan kepada warga yang terisolir akibat bencana.
Tindakan tersebut menggambarkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat tidak hanya disampaikan melalui pernyataan, tetapi diwujudkan dengan kehadiran langsung di lapangan.
Bagi masyarakat yang tengah menghadapi bencana, kehadiran seorang pemimpin di tengah kondisi sulit memiliki arti tersendiri. Terlebih ketika akses menuju lokasi terdampak tidak mudah dan membutuhkan keberanian serta ketekunan.
Mendapat Apresiasi Serambi Awards
Atas kiprah dan kepeduliannya terhadap masyarakat, Ketua DPRK Lhokseumawe Faisal mendapat apresiasi dalam ajang Serambi Awards – Gebrakan Sang Pemimpin.
Dalam penghargaan tersebut, Faisal dinobatkan sebagai “Legislator Pejuang Kemanusiaan Saat Bencana.”
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kiprah seorang legislator yang dinilai memiliki perhatian terhadap persoalan kemanusiaan, terutama ketika masyarakat berada dalam situasi bencana yang membutuhkan kepedulian, kehadiran dan keberpihakan.
Nama Faisal terpampang dalam materi penghargaan Serambi Awards dengan kategori Legislator Pejuang Kemanusiaan Saat Bencana. Pengakuan tersebut sekaligus menyoroti peran seorang pimpinan lembaga legislatif dalam membangun kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit.
Amanah Memperjuangkan Kepentingan Masyarakat
Sebagai Ketua DPRK Lhokseumawe, Faisal memiliki posisi strategis dalam menyuarakan aspirasi dan kepentingan masyarakat melalui lembaga legislatif.
Kepercayaan yang diberikan kepadanya tentu menjadi amanah untuk terus memperkuat hubungan antara lembaga legislatif dengan masyarakat. Bukan hanya dalam menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran dan legislasi, tetapi juga dalam memastikan berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat mendapat perhatian.
Penghargaan yang diterimanya diharapkan tidak menjadi titik akhir, melainkan motivasi untuk terus hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sosok Faisal menunjukkan bahwa menjadi seorang legislator bukan semata-mata tentang jabatan dan posisi politik. Lebih dari itu, terdapat tanggung jawab untuk mendengar suara rakyat, memahami persoalan yang mereka hadapi dan hadir ketika masyarakat membutuhkan.
Dari Blang Pulo hingga menjadi Ketua DPRK Lhokseumawe, perjalanan Faisal menjadi gambaran bagaimana kepercayaan masyarakat dapat tumbuh dari kedekatan, kepedulian dan keberanian untuk hadir langsung di tengah persoalan rakyat.
“Tak kenal kata lelah demi rakyat.” Ungkapan tersebut menjadi gambaran atas sosok Faisal yang berupaya menempatkan kepentingan dan kemanusiaan masyarakat sebagai bagian penting dari pengabdiannya sebagai legislator. (Abu)
