Anggota DPRK Lhokseumawe Lakukan Monitoring Pilchiksung, Pantau Pemungutan Suara di Sejumlah Gampong

SEKRETARIAT DPRK LHOKSEUMAWE – Anggota DPRK Lhokseumawe dari Komisi A, Sayed Fakhri, melakukan monitoring pelaksanaan Pemilihan Keuchik Secara Langsung (Pilchiksung) di sejumlah gampong di Kota Lhokseumawe, Minggu (20/9/2026).

Monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung jalannya proses pemilihan di lapangan, khususnya memastikan tahapan pemungutan dan penghitungan suara berjalan sesuai ketentuan, tertib, aman, transparan dan kondusif.

Selain itu, monitoring juga bertujuan melihat kesiapan panitia pemilihan, kondisi di lokasi pemungutan suara, partisipasi masyarakat serta memastikan seluruh peserta dan masyarakat dapat mengikuti proses Pilchiksung tanpa adanya gangguan.

Sayed Fakhri mengunjungi sejumlah lokasi pelaksanaan Pilchiksung, yakni Gampong Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti; Gampong Uteunkot, Kecamatan Muara Dua; Gampong Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat; serta Gampong Cot Trieng, Kecamatan Muara Satu.

Menurut Sayed, monitoring tersebut juga menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRK, khususnya dalam memastikan pelaksanaan pemerintahan dan proses demokrasi di tingkat gampong berlangsung dengan baik.

“Kita ingin melihat langsung bagaimana proses Pilchiksung berlangsung di lapangan, apakah berjalan tertib, aman dan sesuai dengan aturan. Kita juga ingin memastikan masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan nyaman,” ujar Sayed.

Ia berharap seluruh pihak, baik panitia, calon Keuchik, pendukung maupun masyarakat, dapat menjaga independensi dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu jalannya proses pemilihan.

Sayed juga mengajak masyarakat untuk menerima hasil Pilchiksung dengan tetap menjaga persatuan dan kedamaian di masing-masing gampong.

“Siapa pun yang terpilih nantinya merupakan putra terbaik di gampong masing-masing. Yang paling penting setelah pemilihan adalah bagaimana Keuchik terpilih dapat menjalankan amanah, memajukan gampong dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi. Karena itu, setelah seluruh tahapan pemilihan selesai, masyarakat diharapkan kembali bersatu untuk mendukung pembangunan gampong.

Monitoring tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran langsung mengenai pelaksanaan Pilchiksung di sejumlah wilayah Kota Lhokseumawe sekaligus menjadi bahan evaluasi apabila ditemukan persoalan selama proses pemilihan. (Lan)